Komplikasi Hidrosefalus Pada Anak

Komplikasi Hidrosefalus Pada Anak

Komplikasi Hidrosefalus Pada Anak

Hidrosefalus merupakan suatu kondisi dimana bayi mengalami penumpukan cairan didalam otak, yang menempatkan otak pada tekanan dan menyebabkan kerusakan serius. Penderita hidrosefalus umumnya mengalami sakit kepala, penglihatan kabur dan kesulitan ketika berjalan. Untuk mengatasi penyakit ini sebenarnya masih bisa dilakukan dengan cara yang alami tanpa harus melakukan sedot cairan yang sering disebut dengan shunt otak.

Cairan yang tertumpuk diotak sendiri sebenarnya bukan cairan biasa. Cairan khusus ini dinamakan CSF atau serebrospinal, yang memiliki fungsi untuk melindungi otak dari kerusakan, menghilangkan produk limbah dari otak, serta menyediakan nutrisi yang dibutuhkan otak untuk melakukan fungsinya dengan baik.

Otak setiap manusia menghasilkan cairan CFS sekitar 1/2 liter perhari. Sementara itu cairan lama dilepaskan dari otak dan diserap oleh pembuluh darah. Namun ketika proses ini terhambat, maka dapat menyebabkan cairan yang telah dipakai menumpuk begitu saja dan menyebabkan tekanan besar pada otak. Kondisi inilah yang disebut dengan hidrosefalus. baca juga : cara menghilangkan cairan di kepala bayi

Para ahli medispun mengatakan bahwa ada 3 jenis hidrosefalus, yang meliputi :

  • Hidrosefalus kongenital (terjadi saat lahir)
  • Acquired hydrocephalus ( yang berkembang setelah lahir) dan
  • NPH hydrocephalus (penyakit yang berkembang pada orang tua akibat kondisi tertentu, seperti cedera, stroke, dll )

Dampak Buruk Yang Ditimbulkan Penyakit Hidrosefalus

Penumpukan cairan yang terjadi diotak ini dapat mengakibatkan penderitanya mengalami sejumlah kerusakan di otak, yang meliputi kerusakan kognitif, gangguan mental, sakit kepala, nyeri leher, mual dan muntah, penglihatan kabur, penglihatan ganda serta mengalami kesulitan dalam berjalan. Penyakit ini memerlukan pertolongan cepat agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan. Untuk komplikasinya sendiri biasanya hanya terjadi pada pasien yang melakukan pemasangan selang shunt. Kerusakan yang terjadi pada selang shunt berpotensi besar menyebabkan penderitanya koma dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memantau kondisi kesehatan anak, agar tidak terjadi hal demikian. Untuk komplikasinya sendiri, biasanya ditandai dengan demam, pembesaran vena dan menonjol, pembengkakan disepanjang saluran shunt, serta warna kemerahan yang terlihat pada kepala bayi. Namun anda tidak perlu khawatir, karena kami mempunyai solusi yang dapat sembuhkan penyakit hidrosefalus sampai kesumber akar dan mencegahnya datang lagi.

Informasi lengkap silahkan KLIK gambar dibawah INI

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *